
Semangat petualangan legendaris Camel Trophy menggema di Indonesia melalui serangkaian ekspedisi bertajuk “Tribute to Camel Trophy”, yang telah menjelajahi berbagai pulau besar nusantara sejak 2022. Dimulai dari Sumatra, berlanjut ke Kalimantan, hingga Sulawesi, kegiatan ini bukan sekadar ajang offroad ekstrem, tetapi juga sebuah bentuk penghormatan terhadap warisan eksplorasi dan solidaritas yang pernah menginspirasi generasi pencinta petualangan di seluruh dunia.
Camel Trophy adalah ajang ekspedisi dunia yang pertama kali digelar pada 1980, dengan dukungan penuh dari Land Rover. Indonesia menjadi salah satu lokasi istimewa dalam sejarah ajang ini pernah menjadi tuan rumah beberapa kali, di antaranya di Sumatra (1981), Borneo (1985), Sulawesi (1988), dan Kalimantan (1996).
Kini, semangat itu dihidupkan kembali lewat “Tribute to Camel Trophy”, yang diselenggarakan oleh komunitas off-road nasional dan sejumlah klub Land Rover, bekerja sama dengan Indonesia Off-road Federation (IOF) serta didukung Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
Sumatra Tribute 2022 – Awal Napak Tilas
Ekspedisi Sumatra Tribute 2022 menjadi edisi pembuka. Dimulai dari Jambi dan berakhir di kawasan wisata Danau Toba, Sumatera Utara, rombongan menempuh lebih dari 1.500 kilometer dalam waktu 17 hari.
Medan berat, kubangan lumpur, serta jalur hutan yang sempit menjadi ujian nyata bagi para peserta. Meski demikian, semangat kebersamaan dan gotong royong khas Camel Trophy tetap menjadi energi utama hingga garis akhir.
Borneo Tribute 2023 – Menembus Hutan Kalimantan
Setahun berselang, giliran tanah Borneo menjadi saksi petualangan berikutnya. Borneo Tribute 2023 melintasi jalur ekstrem dari Samarinda menuju Balikpapan, menempuh jarak 1.500 kilometer dengan berbagai tantangan medan: jalan berlumpur, sungai, hutan rawa, dan tanjakan berbatu.
Selain diikuti komunitas Land Rover dari berbagai daerah, event ini juga menarik perhatian peserta dari luar negeri yang ingin merasakan atmosfer Camel Trophy versi modern.
Sulawesi Tribute 2024 – Eksplorasi Budaya dan Alam
Edisi terbaru, Sulawesi Tribute 2024, dilepas langsung oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, dari Kota Makassar.
Rute sepanjang 2.000 kilometer ditempuh melintasi Toraja, Poso, Gorontalo, Manado hingga Likupang. Selain menghadirkan tantangan medan khas Sulawesi yang berbukit dan berlumpur, peserta juga diajak mengenal budaya lokal serta mengunjungi destinasi wisata unggulan daerah.
Lebih dari sekadar perjalanan 4×4, Tribute to Camel Trophy adalah wadah untuk menjaga nilai-nilai yang dulu melekat pada ajang legendaris itu ketahanan, kerja sama, eksplorasi, dan persaudaraan lintas batas.
Para peserta tak hanya menguji kendaraan mereka, tetapi juga membangun kembali hubungan manusia dengan alam serta masyarakat di jalur yang dilalui.









