
Pada gelaran Kejuaraan Nasional IMI 2025 akhir pekan kemarin, perhatian peserta dan penonton tersita pada kehadiran Tim Halo Dayak, kontingen asal Kalimantan Tengah yang datang dengan kekuatan penuh untuk bersaing di ajang bergengsi tersebut.
Tim ini turun di berbagai kelas, sebagian di antaranya berkolaborasi dengan para pembalap nasional. Adi, atau yang akrab disapa Mbot Kodomo, tampil di kelas G4, sementara Agan Fauzi berlaga di kelas G3. Di kelas G2, Halo Dayak diperkuat Ihsan, dan sang pimpinan tim, Pak Yanto, turut terjun langsung sebagai pembalap di kelas G1.
Penampilan Pak Yanto sepanjang perlombaan mendapat banyak apresiasi. Ia menunjukkan performa impresif, menuntaskan berbagai obstacle dengan ketenangan dan kerja keras. Setiap rintangan berhasil ia lalui meski kondisi lintasan cukup menantang.
Namun drama terjadi pada SS malam hari. Ketika tengah berupaya menyelesaikan special stage tersebut, kendaraan yang ia kemudikan mengalami masalah serius. Roda depan kiri terlepas sesaat sebelum garis finis, memaksanya menghentikan laju dan tidak dapat menyelesaikan SS tersebut. Meski begitu, insiden itu tidak mengurangi apresiasi terhadap perjuangan dan konsistensinya sejak awal lomba.
Kehadiran serta performa Tim Halo Dayak pada Kejurnas IMI 2025 menjadi bukti semangat dan potensi besar offroader Kalimantan Tengah di kancah nasional. Banyak pihak menantikan kiprah mereka pada seri-seri berikutnya.









