Empat Pereli Indonesia Tuntaskan Auto LEG 1 AXCR 2026


Empat pereli Indonesia berhasil menyelesaikan Leg 1 Asia Cross Country Rally (AXCR) 2026 dengan hasil yang cukup positif. Etape pembuka ini menjadi ujian awal bagi para peserta untuk beradaptasi dengan karakter lintasan, kondisi cuaca, sekaligus sistem navigasi dan pembacaan roadbook yang menjadi bagian penting dalam reli lintas negara tersebut.

Hasil terbaik wakil Indonesia pada Leg 1 dicatat oleh TB Adhi bersama Toyota Gazoo Racing Indonesia. Menggunakan Toyota Hilux, TB Adhi mampu mengakhiri etape pembuka di posisi ke-9 overall.

Pencapaian tersebut menjadi modal penting bagi TB Adhi untuk menghadapi leg berikutnya. Persaingan AXCR tidak hanya ditentukan oleh kecepatan, tetapi juga kemampuan menjaga ritme, membaca roadbook, memilih jalur, serta mempertahankan kondisi kendaraan sepanjang perlombaan.

Sementara itu, Memen Harianto dari Indonesia Cross Country Rally Team berhasil menyelesaikan Leg 1 di posisi ke-19 overall. Memen yang mengandalkan Toyota Hilux mampu melewati etape pembuka dan menjaga peluang untuk bersaing pada leg-leg berikutnya.

Hasil positif juga diraih Lody Natasha, yang menjadi salah satu pereli wanita Indonesia di AXCR 2026. Lody berhasil finis di posisi ke-24 overall bersama Indonesia Cross Country Rally Team. Perjuangan Lody pada Leg 1 terbilang tidak mudah. Di tengah perjalanan, ia sempat membantu dua mobil peserta lain yang mengalami kendala di dalam lintasan. Meski harus kehilangan waktu untuk membantu peserta lain, Lody tetap mampu melanjutkan perjalanan hingga finis dengan selamat.

“Karena start di belakang, target kami Day 1 pengen ada di lembaran 1 result. Puji Tuhan dikasih. Walaupun sempat usaha bantu 2 mobil lain di dalam,” tulis Lody dalam unggahannya.

Sementara itu, Gema Suria yang menjalani debut di kategori mobil AXCR 2026 juga berhasil menyelesaikan Leg 1. Gema menempati posisi ke-30 overall dengan mengandalkan Suzuki Jimny.

Leg 1 AXCR 2026 menjadi kesempatan bagi para pereli untuk mulai memahami karakter kompetisi. Selain menghadapi kondisi lintasan, para peserta harus beradaptasi dengan sistem navigasi melalui roadbook yang menjadi panduan utama selama perjalanan. Kemampuan membaca roadbook dengan tepat menjadi sangat penting karena kesalahan navigasi dapat membuat pereli kehilangan waktu, bahkan berisiko keluar dari jalur yang ditentukan.

Kondisi cuaca turut menambah tantangan. Hujan yang turun sejak malam sebelum perlombaan membuat kondisi lintasan berpotensi lebih licin dan sulit diprediksi. Bagi para pereli Indonesia, keberhasilan menyelesaikan Leg 1 menjadi langkah awal yang penting. Dengan perjalanan AXCR 2026 yang masih panjang, konsistensi akan menjadi kunci untuk menjaga posisi hingga seluruh rangkaian leg berakhir.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *