
Dalam gelaran rutin bertajuk “Daihatsu Kumpul Sahabat” yang diselenggarakan Daihatsu Indonesia, sebuah pemandangan istimewa langsung menarik perhatian para pengunjung. Sebuah Daihatsu TAFT F10 keluaran awal, unit langka yang kini makin sulit ditemukan, tampil gagah di atas karpet merah sebagai bagian dari partisipasi komunitas Taft Diesel Indonesia.
Mobil yang akrab disapa “Si Mbah” ini dimiliki oleh salah satu anggota senior komunitas dan menjadi salah satu contoh nyata bagaimana kendaraan klasik dapat tetap terawat luar biasa meskipun usianya telah puluhan tahun.
TAFT F10 sendiri merupakan generasi awal dari lini Daihatsu TAFT yang pertama kali hadir pada era 1970-an, dikenal karena desain mungil namun tangguh serta daya jelajah off-road yang mengesankan.
TAFT F10 berwarna krem tersebut dipajang di area utama dekat panggung besar, lengkap dengan papan informasi resmi dari panitia. Kehadirannya bukan hanya sebagai pajangan, tetapi sebagai simbol bahwa warisan otomotif klasik Indonesia masih hidup dan dijaga dengan penuh semangat oleh komunitas pecinta TAFT.
Komunitas Taft Diesel Indonesia melalui keikutsertaan ini ingin menegaskan bahwa masih ada unit-unit TAFT generasi paling awal yang tetap dirawat dengan penuh dedikasi. Mereka berharap kemunculan “Si Mbah” dapat menginspirasi para pemilik lain untuk terus menjaga dan merawat mobil-mobil lama yang kini semakin jarang dijumpai di jalan.
Acara yang berlangsung meriah ini tidak hanya menjadi ajang kumpul antar-sahabat sesama pengguna Daihatsu, tetapi juga menjadi ruang nostalgia bagi pengunjung yang pernah melihat atau bahkan memiliki TAFT generasi tua pada masa lalu.
