
(source BYD Global)
BYD kembali menunjukkan ambisi besarnya dalam membentuk masa depan kendaraan listrik. Tidak hanya lewat deretan mobil listrik dan hybrid yang agresif menguasai pasar global, pabrikan raksasa asal Tiongkok itu kini melangkah lebih jauh dengan meresmikan sirkuit all-terrain khusus kendaraan energi baru (NEV) di Zhengzhou, Henan. Fasilitas ini menjadi yang pertama di China dan langsung menjadi sorotan industri otomotif dunia.
Dibangun di area seluas sekitar 150.000 meter persegi, sirkuit BYD Zhengzhou dirancang sebagai pusat pengalaman ekstrem yang menggabungkan lintasan balap, trek off-road, area simulasi keselamatan, hingga wahana pengujian teknologi. Tidak sekadar tempat uji internal, BYD membuka fasilitas ini untuk publik, termasuk calon konsumen yang ingin merasakan kemampuan EV mereka di medan ekstrem.
Trek balap utamanya memiliki panjang 1.758 meter, lengkap dengan 9 tikungan dan lintasan lurus 550 meter yang memungkinkan uji akselerasi penuh. Di sektor inilah mobil-mobil performa tinggi BYD seperti Yangwang U9 dan U8 dapat menunjukkan kemampuan sebenarnya.
Sirkuit ini menawarkan delapan zona berbeda yang masing-masing dirancang untuk menguji berbagai aspek performa dan keselamatan kendaraan listrik:
- Indoor Sand Dune: bukit pasir dalam ruangan dengan elevasi hampir 30 meter dan kemiringan ekstrem 28 derajat diklaim sebagai fasilitas sejenis terbesar di dunia.
- Low-Friction Ring: lingkaran basalt berdiameter 44 meter yang basah secara terus-menerus, memungkinkan pengemudi mensimulasikan drifting dan kondisi licin ekstrem.
- Kick-Plate Area: zona pelat geser otomatis untuk melatih respon pengemudi terhadap skenario selip mendadak.
- Wading Pool: trek air sepanjang 70 meter dengan kaca transparan di sisi lintasan, sehingga pengunjung dapat melihat bagaimana kendaraan bermanuver di bawah permukaan air.
- Race Track, Dynamic Paddock, Off-Road Park, dan Camping Area melengkapi pengalaman yang memadukan edukasi, adrenalin, dan rekreasi.
Untuk membangun fasilitas futuristik ini, BYD menggelontorkan investasi sekitar 5 miliar yuan (lebih dari Rp 11 triliun). Angka tersebut menunjukkan keseriusan BYD dalam menciptakan ekosistem otomotif yang tidak hanya menjual produk, tetapi juga membangun budaya EV di China.
Sirkuit ini juga menjadi sarana pengujian berbagai teknologi keselamatan BYD, seperti kontrol traksi di permukaan licin, kemampuan water-wading, distribusi torsi elektrik di medan berat, serta performa suspensi adaptif.
BYD bekerja sama dengan China’s Federation of Automobile & Motorcycle Sports (CAMF) untuk program “New Track Scheme”, yang bertujuan melahirkan lebih banyak pembalap, instruktur, dan budaya motorsport khusus EV.
Menariknya, BYD tidak menjadikan fasilitas ini eksklusif. Pengunjung umum dapat mengikuti paket pengalaman mulai dari RMB 599 untuk sesi berkendara 60 menit. Ini menjadikan Zhengzhou sebagai salah satu destinasi otomotif baru yang paling atraktif di China.
Kesuksesan awal sirkuit Zhengzhou membuat BYD menargetkan pembangunan fasilitas serupa di Hefei dan Shaoxing. Dalam beberapa tahun ke depan, BYD ingin menghadirkan jaringan “EV Experience Circuit” di berbagai kota, sebuah langkah yang belum dilakukan produsen mana pun di dunia.
